Search
Close this search box.

Catat! Ini Dia Tips Atur Kas Bisnis Kuliner Ala Foodizz!

Bagikan info ini ke temanmu!

Daftar Isi

FOODIZZ.ID – Bandung. Dalam kehidupan sehari-hari, pasti selalu ada uang yang keluar dan masuk. Masuk dari gaji, keluar untuk membayar biaya bulanan. Tentu ini dialami semua orang, termasuk para pebisnis yang harus bisa membedakan antara uang pribadi dengan uang perusahaan.

Salah satu yang sering dialami pebisnis adalah tercampurnya uang pribadi dengan uang perusahaan, sehingga terjadi penyelewengan berujung pada korupsi. Itulah kenapa mengatur keuangan atau cashflow sangat penting dalam bisnis. Lalu bagaimana cara terbaik untuk mengatur kas keuangan bisnis khususnya bisnis kuliner? Tim Foodizz akan beritahu cara terbaiknya!

Kurangi Pengeluaran Tidak Jelas

Biasanya, para pebisnis kuliner pemula sering membeli peralatan dan perlengkapan yang sebenarnya memang diperlukan tapi belum saatnya membeli. Contoh, membuka coffeeshop kecil di daerah “murah”, tapi langsung membeli mesin kopi harga ratusan juta. Contoh lain adalah membuka restoran spesialisasi makanan luar negeri tapi di tempat yang orang lebih suka makanan daerah. Buang-buang uang kan? Beli mesin kopi ratusan juta tidak terpakai, sewa bangunan langsung beberapa tahun malah tidak balik modal.

Perhatikan dengan seksama apa saja pengeluaran yang harus dilakukan saat ini. Membeli peralatan kebersihan, membeli kursi plastik, melengkapi ornamen dengan barang-barang klasik misalnya. Itu bisa menekan budget sambil menarik pelanggan untuk datang. Kalau sudah berjalan lebih dari 3 tahun dan bisnis stabil, barulah membeli perlengkapan dan peralatan yang mahal.

Bedakan Uang Pribadi dan Uang Bisnis

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa orang memiliki kecenderungan untuk menyatukan uang pribadi dan uang bisnis, sehingga tercampur dan malah bingung ketika melakukan pencatatan. Ini bisa berakibat fatal ketika bisnis sudah harus berkembang tapi tidak ada uangnya. Berakibat fatal seperti bangkrut.

Pisahkan uang bisnis dengan uang pribadi. Caranya? Bisa dengan membuat nomor rekening baru, bisa dengan menyimpan uang bisnis di brankas. Pokoknya selalu pisahkan uang pribadi dengan uang bisnis ya, Kawan Foodizz! Agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Buat Rencana Pengeluaran atau Budgeting

Perencanaan pengeluaran juga penting loh Kawan Foodizz untuk menghindari pengeluaran yang tidak dibutuhkan! Misalnya di Oktober sudah direncanakan untuk menambah karyawan dan membeli peralatan dapur, di November sudah direncanakan untuk bayar sewa gedung dan sewa lahan parkir, dan bulan-bulan selanjutnya.

Kalau ada revisi bagaimana? Mohon maaf, tim Finance harus berani untuk menolak dan mengatakan bahwa rencana pengeluaran adalah hal yang saklek, tidak bisa diubah kecuali sudah benar-benar genting dan tidak ada cara lain. Itulah kenapa dalam perencanaan, harus riset terlebih dahulu, selalu evaluasi, dan pertahankan pemasukan serta pengeluaran agar terhindar dari kejadian-kejadian mendadak dan tidak mengenakkan.

Itulah beberapa tips yang bisa tim Foodizz berikan untuk Kawan Foodizz yang sedang berjuang untuk mengumpulkan pundi-pundi Rupiah. Ingat, semua tips dan trik di atas bisa dilakukan dengan satu kata kunci yaitu konsistensi. Jika tidak konsisten, mau sebesar apapun bisnis kulinernya, seramai apapun dan seterkenal apapun makanan yang dijual, jika tidak konsisten untuk melakukan beberapa tips bisnis kuliner di atas, dijamin tidak akan berhasil.

Gabung Newsletter Foodizz Academy

Dapatkan informasi menarik tentang industri bisnis kuliner setiap minggunya

Menara Asia Afrika, Jl. Asia Afrika No. 133-137, Bandung 40112

Dapatkan Informasi Terupdate

Terus update mengenai industri bisnis kuliner bersama kami

© 2024 Foodizz. All Rights Reserved.
PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com